5 Hal Yang Setiap Calon Ayah Harus Tahu Soal Seks Saat Hamil

Ketika isteri sedang hamil, calon ayah tentunya akan merasa cukup bangga dan bahagia. Tak jarang yang mulai memikirkan akan seperti apa buah hatinya nanti, dan bagaimanakah kehidupan anda berdua. Dan tidak kurang juga yang ingin tahu, bagaimanakah calon ayah menangani soal berhubungan seks saat hamil.

Ada lelaki yang merasa semakin bersemangat (tubuh isteri mereka semakin berlekuk, payudara dan punggungnya membesar), ada juga yang merasa takut dan khuatir akan menyakiti isteri atau bayi di dalam kandungan.

Memetik dari laman kehamilan What to Expect, Rabu (01/02/2017) berikut adalah 5 hal berkenaan seks saat hamil yang perlu diketahui:

  1. Isteri memang benar-benar letih

Tubuh isteri saat ini sedang mulai “membangunkan” bayi anda, dan hal ini memerlukan tenaga yang banyak. Selain fakta hampir seluruh sumber biologi akan digunakan untuk melahirkan manusia baru, maka hormon progesteron berlebihan di dalam aliran darah pada masa awal kehamilan akan membuatnya merasa mengantuk dan lelah.

Jangan lupa juga terhadap semua kemualan yang dirasakan isteri. Jadi jangan terkejut–atau tersinggung–jika pasangan anda yang sebelumnya aktif menjadi ingin tidur jam 8 malam. Isteri memang benar-benar terlalu lelah untuk melakukan apa-apa–terutamanya seks.

  1. Namun isteri juga boleh menjadi terus berghairah

Beberapa wanita malah boleh juga menjadi lebih berghairah saat hamil. Hormon yang sama yang mampu membuat calon ibu lain kelelahan boleh juga tiba-tiba menjadikan isteri anda jadi sangat berghairah.

Tambahan pula, peningkatan aliran darah yang menyertai kehamilan mampu untuk menjadi berpusat pada vulvanya, membuatkan isteri menjadi lebih sensitif dan lebih bersedia untuk seks.

  1. Trimester kedua adalah kesempatan terbaik anda

Kecuali anda adalah orang-orang yang bertuah, yang isterinya selalu berghairah sepanjang sembilan bulan kehamilan, maka anda perlu mensasarkan sesi seks anda pada trimester kedua. Kenapa?

Saat trimester pertama, libido isteri boleh menjadi menurun kerana ketakutan, morning sickness, dan hormon yang mengurangkan energi. Sedangkan pada trimester ketiga, pasangan anda akan mulai merasa sakit, pegal, dan ngilu kerana terus membawa manusia kecil di dalam perutnya sepanjang hari.

  1. Bayi tak akan terpengaruh aktiviti seks anda

Percayalah, zakar anda tak akan berhubungan terus sama sekali dengan bayi saat seks. Buah hati anda terlindung di dalam ketuban. Dan ada mukus yang melindungi dan mengunci serviks isteri untuk melindungi bayi dari jangkitan.

Bayi juga tidak akan “tahu” jika kedua orang tuanya itu sedang berhubungan seks.

  1. Namun jangan lakukan ini

Ada satu kegiatan seksual yang boleh dianggap berisiko tinggi saat hamil. Saat melakukan seks oral, jangan sesekali meniupkan udara secara langsung ke vagina isteri. Melakukan ini–walau sangat jarang—mampu untuk menyebabkan embolisme udara menyekat pembuluh darah, keadaan yang boleh mengancam nyawa ibu dan bayi.

Peringatan seks oral lain: Jika anda memiliki herpes mulut, jangan pula lakukan seks oral sampai gejalanya hilang. Pada trimester ketiga, berhentilah dari melakukan seks oral sama sekali jika anda memiliki herpes mulut, bahkan walaupun simtomnya kelihatan seperti tidak muncul.